Pantulan Cahaya yang Memukau dari Gua Batu Cermin, NTT
Share
Share
Share

Pantulan Cahaya yang Memukau dari Gua Batu Cermin, NTT

13 December 2020 By eric theo

Share
Share
Share

Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur tidak hanya diberkahi dengan keindahan pantai, ekosistem bawah laut dan tentu Komodo yang legendaris. Lebih jauh menelisik Kawasan Labuan Bajo, Wonderer akan menemukan keindahan lain di daratan. Terdapat beberapa gua alam yang bisa dikunjungi, salah satunya adalah Gua Batu Cermin 

Tempat ini disebut Gua Batu Cermin karena adanya batuan stalaktit dan stalakmit yang bisa memantulkan cahaya saat sinar matahari. Cahaya yang memantul dari batu-batu tersebut layaknya kumpulan cermin seolah memberikan penerangan dalam gua. 

Gua Batu Cermin dapat diakses sekitar 20 menit berkendara dari pusat Labuan Bajo. Sesampainya di sana Wonderer akan disambut oleh kumpulan pohon bambu yang tumbuh liar namun tertata. Kendaraan tidak bisa langsung terparkir di depan gua. Kamu harus sedikit berjalan, namun tak perlu khawatir karena jalur menuju gua sudah rapi ditata. Bahkan di muka gua pun sudah dibangun anak tangga yang aman. 

Saat kamu berkunjung ke Gua Batu Cermin sebaiknya menggunakan jasa pemandu. Ia akan mengajak mu berkeliling dan menjelaskan segala hal tentang destinasi ini. Oh iya, masyarakat lokal menyebut Gua Batu cermin sebagai Gua Watu Sermeng sesuai dengan bahasa lokal mereka.

Ikuti dan dengarkan penjelasan dari pemandu karena kamu akan mendapati fakta-fakta unik terkait gua ini seperti fosil biota laut yang berada di dinding gua. Para peneliti telah  memperkirakan  bahwa dahulu kala gua ini berada di dasar laut. 

Sebelum masuk ke celah gua yang lebih dalam dan gelap, pengunjung harus mengenakan helm yang telah disediakan. Helm ini berfungsi untuk menghindari benturan kepala dengan batu di dalam gua. Maklum saja keadaan di sana sangat gelap.

Harus extra hati-hati saat mengeksplorasi sisi dalam gua, Wonderer kadang perlu melihat dan memperhatikan bebatuan di sekitar. Jangan sampai tersandung ataupun terbentur oleh batu. Karena di sisi dalam sangat gelap maka sebaiknya kamu menyiapkan alat penerang jika berkunjung ke Gua Batu Cermin sehingga tidak tergantung hanya pada alat penerangan yang dibawa oleh pemandu.

Di dalam gua, Wonderer akan ditemui fosil terumbu karang dan bahwa hewan laut. Salah satu yang menjadi ikon adalah penyu yang menempel pada bebatuan. Fosil tersebut mengandung garam laut yang memantulkan cahaya seperti kristal. Di gua ini juga akan ditemui stalaktit dan stalakmit. 

Saat tiba di ujung gua, Wonderer akan melihat cahaya yang berusaha menembus sela-sela bebatuan. Cahaya inilah yang kemudian akan memantul di bebatuan yang ada di sana. Jika ingin membuktikan sendiri fenomena ini, Wonderer harus datang di waktu dan jam yang tepat. Biasanya siang hari akan menjadi pilihan para wisatawan. Jangan sampai kamu melewatkan keindahan pantulan cahaya dari Gua Batu Cermin ya!

Setelah puas mengelilingi setiap sudut Gua Batu Cermin, tak ada salahnya mampir ke gerai yang menjual souvenir dan makanan kecil. Letaknya tak jauh dari gua. Kamu dapat mengisi perut kamu atau membeli buah tangan khas Labuan Bajo untuk kerabat terkasih. 

Gua Batu Cermin menjadi salah satu destinasi yang tidak boleh terlewat saat berkunjung ke Labuan Bajo. Di sini kamu akan menemukan keunikan dan keindahan yang tidak akan kamu lihat di tempat lain. Jadi kapan akan bertandang ke Labuan Bajo? (DPS)