Sejenak Lupakan Hiruk Pikuk di Pinggir Pantai Mawun
Share
Share
Share

Sejenak Lupakan Hiruk Pikuk di Pinggir Pantai Mawun

14 December 2020 By eric theo

Share
Share
Share

Apalah negara kepulauan tanpa pantai-pantai indah?
Tenang, negara kita tercinta tidak akab kekurangan pantai indah. Seperti di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Setiap pesisirnya pasti menawarkan keindahan bahari yang layak menjadi destinasi wisata. Salah satunya Pantai Mawun. 

Menjadi destinasi wisata yang digemari pelancong, tidak serta merta membuat kehilangan pesona Pantai Mawun pudar. Terletak di Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, posisi Pantai Mawun berada di pesisir sebuah teluk di bagian selatan Pulau Lombok. 

Untuk mencapai tempat ini, tidak dibutuhkan effort yang besar karena jalanannya cenderung jelas dan sudah baik. Jika Wonderer datang ke pulau Lombok menggunakan pesawat dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, kamu tinggal menuju ke arah selatan dan menempuh perjalanan sekitar 25km selama 50 menit. Sementara jika kamu datang dari Mataram, posisi Pantai Mawun terletak 55km sebelah tenggara pusat kota, hanya sekitar satu jam berkendara.

Setibanya di Pantai Mawun, sejurus langsung terasa perbedaannya. Suatu eskapisme yang sempurna. Segala hiruk pikuk yang kamu alami di hari biasa langsung hilang, sejenak terbawa gulungan ombak kembali ke laut. Kiri – kanan pasir putih yang terlihat. Di depan, ombak yang datang dan pergi dengan suara deburannya yang sejuk di telinga, ah, indahnya.

Oh iya, ternyata pemandangannya bukan hanya pasir putih, tapi di bagian barat dan timur terdapat dua buah bukit yang seakan melindungi pantai terseebut. Dari atas bukit yang hijau nan asri, kamu bisa melihat panorama cantik tak terbendung. 

Dari pantai, pasir dan air yang bertemu terlihat seperti mengajak untuk disambangi. Tenang saja Wonderer, Pantai Mawun bagian timur dan barat memiliki ombak yang tenang dan aman untuk kamu yang ingin berenang, tapi tetap hati-hati ya. Hal tersebut dikarenakan kedua bukit yang ada memecah ombak yang datang. Sementara di bagian tengah, arus dan gulungan ombaknya cenderung lebih kuat dibanding di sisi barat dan timur.

Di Pantai Mawun memang tidak terdapat penginapan. Pantai ini juga belum dikelola secara resmi sehingga hanya dikelola dan dijaga oleh warga lokal. Jika kamu ingin menginap, kamu bisa mendirikan tenda dan bermalam di sana. Sementara untuk makanan, terdapat banyak warung makan yang menjajakan hidangan laut yang segar. Jadi, tunggu apalagi? (HA)