Hijaunya Sawah Lingko Labuan Bajo yang Indah dan Unik
Share
Share
Share

Hijaunya Sawah Lingko Labuan Bajo yang Indah dan Unik

07 July 2021 By rahmat hidayat

Share
Share
Share

Hijaunya Sawah Lingko Labuan Bajo yang Indah dan Unik

 

Jika Anda ingin merasakan wisata unik yang menakjubkan, Sawah Lingko Labuan Bajo adalah jawabannya. Nusa Tenggara Timur seakan tidak pernah kehabisan cara untuk membuat wisatawan berdecak kagum akan keindahannya. Labuan Bajo terkenal ke berbagai penjuru dunia berkat kecantikan wisata baharinya. Namun pesona Labuan Bajo lebih dari itu.

 

Indonesia selain dikenal sebagai negara maritime juga masyhur sebagai negara agraris. Sektor pertanian menjadi salah satu tulang punggung kehidupan di negeri ini. Tidak heran jika berbagai tempat di Indonesia memiliki keanekaragaman sistem pertanian yang unik dan menarik. Salah satu keunikan sistem pertanian tersebut dapat Anda temukan di Sawah Lingko, NTT.

 

Jika Bali memiliki Subak atau sawah berundak, maka Manggarai Nusa Tenggara Timur memiliki lingko. Sawah Lingko berbeda dari sawah-sawah pada umumnya. Hal ini dapat dilihat dari bentuknya yang tampak menyerupai jaring laba-laba. Bagian pusat sawah berbentuk lingkaran yang semakin keluar semakin luas. Hal ini rupanya berkaitan dengan adat istiadat setempat.

 

Daya Tarik Sawah Lingko Labuan Bajo

 

Daya tarik utama Sawah Lingko tentu terletak pada keunikan bentuknya. Anda pasti familiar dengan jaring laba-laba di mana bagian tengah berupa titik lingkaran kecil. Kemudian membentuk susunan melingkar ke bagian luar dengan sekat-sekat. Semakin luar maka bentuk lingkaran semakin luas. Bentuk Sawah Lingko serupa dengan mekanisme  struktur jaring laba-laba.

 

Istilah Lingko sendiri ditujukan untuk sistem pembagian tanah pertanian sawah ke penduduk di wilayah Manggarai. Pembagian tanah diawali dari titik tengah yang dikenal dengan istilah lodok. Dari lodok berikutnya ditarik garis panjang ke arah luar. Garis luar ini kemudian dinamakan cicing. Pembagian tanahnya berbentuk pola seperti jaring laba-laba.

 

Sawah Lingko Labuan Bajo terdapat di desa Cancar yang memiliki udara sejuk. Ini juga menjadi daya tarik yang mampu menarik minat pengunjung selain keunikan Lingko itu sendiri. Sejuknya udara disertai pemandangan sawah membentang yang hijau sangat menyegarkan. Aktivitas ini dapat membuat para pengunjung merasa lebih fresh dan damai.

 

Mengenal Apa Itu Sistem Lingko

 

Sistem Lingko adalah cara pembagian sawah yang didasarkan pada nilai-nilai adat masyarakat Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Yang memiliki wewenang dalam pembagian sawah adalah ketua adat atau disebut Tu’a Teno. Pembagian sawah komunal tersebut tidak dilakukan sembarangan melainkan dengan ritual khusus. Ritual lingko diawali dengan upacara adat Tente.

 

Pelaksanaan upacara adat Tente ditandai dengan penancapan kayu teno di titik tengah alias lodok. Setelah itu, ritual dilanjutkan dengan menumpahkan darah kambing ke kayu teno tersebut. Seusai darah kambing ditumpahkan, maka pembagian sawah sudah dinyatakan sah secara adat. Berwisata di Sawah Lingko Labuan Bajo ternyata juga terdapat unsur budayanya.

 

Pembagian lahan ini tidak lepas dari peran ketua adat (Tu’a Teno) dan tetua kampung (Tu’a Golo). Kedua tokoh adat tersebut yang akan mendapatkan bagian lahan paling besar. Lahan yang tersedia akan dibagikan berdasarkan hierarki tertentu. Petinggi kampung beserta keluarganya akan mendapat prioritas lebih.

 

Berikutnya warga umum yang berasal dari satu suku baru bisa memperoleh bagiannya. Warga dari suku luar juga bisa mendapatkan bagian lahan tetapi dengan tata cara tertentu. Caranya dengan meminta Tu’a Golo dengan ritual adat khusus. Proses berikutnya akan dibahas di sidang kampung, jika disetujui akan disahkan oleh Tu’a Teno.

 

Lokasi dan Cara Menuju Sawah Lingko Labuan Bajo

 

Destinasi wisata ini terletak di desa Cancar, Kabupaten Manggarai, NTT. Anda dapat menjangkau lokasi objek ini menggunakan transportasi angkutan kota maupun kendaraan pribadi. Sawah Lingko berada kurang lebih 15 km dari Kota Ruteng. Umumnya wisatawan yang datang ke destinasi ini juga mengunjungi kampung adat Wae Rebo.

 

Untuk menikmati hamparan Sawah Lingko yang menakjubkan, Anda perlu menaiki setidaknya 250 anak tangga yang menuju ke puncak bukit. Anak tangga ini dibuat oleh masyarakat setempat untuk memudahkan pengunjung saat hendak menikmati pemandangan panorama Sawah Lingko. Spot wisata ini selalu ramai dikunjungi terutama oleh turis asing.

 

Aktivitas liburan di Labuan Bajo tidak melulu bermain pasir di pantai atau melihat komodo. Ada hal seru lainnya yang bahkan tidak bisa Anda peroleh di tempat lain. Mengunjungi Sawah Lingko memberikan pengalaman dan wawasan baru akan kekayaan budaya Indonesia. Sawah Lingko Labuan Bajo patut masuk ke daftar liburan Anda.

 

 

Keyword: Sawah Lingko Labuan Bajo

 

Deskripsi: Sawah Lingko Labuan Bajo sangat unik karena berbentuk seperti jaring laba-laba. Anda dapat menikmati cantiknya hamparan sawah di tengah sejuknya udara.

Daftar Travel Agen terbaik ke Labuan bajo

Komentar

Silahkan Login terlebih dahulu untuk berkomentar
Login