Cunca Rami, Menikmati Gemuruh Air Terjun di Tengah Hutan
Share
Share
Share

Cunca Rami, Menikmati Gemuruh Air Terjun di Tengah Hutan

16 December 2020 By eric theo

Share
Share
Share

Wonderer, liburan ke Labuan Bajo memang tidak bisa lepas dari air. Namun air sendiri tidak melulu soal pantai. Ada beberapa destinasi non pantai yang bsa jadi pilihan untuk bermain air, salah satunya adalah air terjun. Nah, menatap air terjun satu ini mustahil tanpa menopang dagu karena keindahannya bisa bikin dagu copot. Air Terjun cantik di tengah hutan, Cunca Rami namanya. 

Nama air terjun ini memang mirip dengan air terjun lainnya yang juga banyak dikunjungi wisatawan, yakni Air Terjun Cunca Wulang. Usut punya usut, ‘cunca’ dalam bahasa lokal artinya air terjun. Itulah kenapa, air terjun di Manggarai diawali dengan ‘cunca’. Sementara rami sendiri artinya hutan. Berarti ‘Cunca’ Rami berarti air terjun di tengah hutan.

Air terjun setinggi 30 meter ini terletak di sebelah tenggara dari pusat kota Labuan Bajo, dengan jarak sekitar 50km. Secara administratif, Cunca Rami berada di Desa Wae Lolos, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat. 

Untuk tiba di Cunca Rami, jika berangkat dari Labuan Bajo maka kamu akan memerlukan waktu sekitar 2 jam naik mobil. Perjalanan ini baru sampai ke tempat parkir di desa sekitar ya! Perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki selama 30 menit melewati sawah dan hutan.

Perjalanan dari Labuan Bajo ke Cunca Rami memang menantang, Wonderers. Jalannya berkelok-kelok dan sesekali diapit perbukitan, jadi pemandangan yang akrab di mata selama perjalanan. Setibanya kamu di Cunca Rami, segala tantangan di perjalanan akan sirna, terhapus oleh suara gemuruh air terjun yang terjun bebas dari ketinggian. Air yang jernih di cunca ini berasal dari mata air Gunung Mbeliling.

Oh iya, untuk kamu yang hendak bermain air di kolam utama di bawah air terjun sebaiknya berhati-hati. Titik terdalam dari kolam Air Terjun Cunca Rami bisa mencapai kedalaman sekitar 10 meter. Bebatuan di sekelilingnya juga relatif licin akibat lumut. Selain itu, di musim hujan, debit air terjunnya pun lebih tinggi dibanding biasanya. Jadi tetap hati-hati, ya! 

Jika tak ingin berenang pun, kamu bisa bersantai di bibir kolam. Pejamkan mata dan nikmati air terjun yang terpecah karena menabrak batu yang menjorok sebelum ‘byurrr...’ masuk ke dalam kolam. 

Jika kamu menikmati wisasta air terjun, maka Cunca Rami bisa jadi awal eksplorasi kamu ke cunca lain yang ada di sekitar Labuan Bajo. Ternyata air terjun di sini bukan hanya Cunca Rami dan Cunca Wulang saja yang sudah ternama, tapi juga Cunca Lolos di Kabupaten Manggarai Barat dan Cunca Rede di Kabupaten Manggarai Timur. Cunca Rede sendiri merupakan air terjun setinggi 70meter yang menjadi cunca tertinggi di Flores Barat. Menarik, kan? 

Sekarang Wonderers punya banyak banget pilihan tujuan wisata saat berkunjung ke Labuan Bajo. Nah, dengan kemewahan berupa banyaknya pilihan, rasanya satu kali perjalanan saja tak akan terasa cukup. Banyak alasan untuk Kembali lagi dan lagi, ya! Sampai jumpa di cunca-cunca lainnya, Wonderers! (HA)