Terpukau Pulau-Pulau Kecil di Morotai, Merangkai Keindahan Mutiara di Bibir Pasifik
Share
Share
Share

Terpukau Pulau-Pulau Kecil di Morotai, Merangkai Keindahan Mutiara di Bibir Pasifik

16 December 2020 By eric theo

Share
Share
Share

Kabupaten Kepulauan Morotai, letaknya berada diujung Provinsi Maluku Utara berbatasan langsung dengan negara Filipina dan Samudera pasifik. Kondisi alamnya indah baik diatas maupun di bawah permukaan. Tak sulit menemukan pantai berpasir putih di sini, seperti juga banyaknya titik selam yang memukau. Karena keindahannya Morotai pun menyandang gelar Mutiara di bibir pasifik.

Pulau utama di wilayah ini adalah Pulau Morotai dengan setidaknya terdapat 33 pulau kecil yang tersebar di sekitarnya. Menikmati kekayaan alam Morotai tentu tak lengkap tanpa menyambangi beberapa pulau nan syahdu ini. Wonderin sudah merangkumnya khusus untuk kamu.

 

Pulau Dodola

Menjadi salah satu ikon pariwisata di Kabupaten Pulau Morotai, kecantikan Pulau Dodola tetap terjaga. Yang khas dari Pulau Dodola adalah jembatan pasir timbul yang membentang sepanjang 500meter, menghubungkan Pulau Dodola Besar dan Pulau Dodola Kecil. Kamu bisa berjalan santai di atas jembatan pasir tersebut.

Dari Daruba yang merupakan pusat keramaian di Morotai, Pulau Dodola dapat dijangkau hanya sekitar 20 menit menggunakan kapal cepat. Dodola tak hanya cantik di permukaan tetapi juga di bawah air. Tak jauh dari perairan Pulau Dodola, terdapat titik selam unik yang dihiasi bangkai kendaraan di masa perang dunia II.

 

Pulau Kokoya

Pantainya landai dan tenang, cocok untuk kamu yang hanya ingin berenang. Di beberapa sudut terlihat karang dan bebatuan namun tak akan menghalangi pemandangan. Dunia bawah air Pulau Kokoya juga tak kalah indah dari tempat lain di Morotai, terumbu karangnya beraneka rupa.

Jika beruntung, kamu dapat bertemu Dugong atau sapi laut. Para peneliti berpendapat  bahwa keberadaan dugong dapat menjadi indikator ekosistem perairan yang masih bersih dan berkualitas. Wah jadi langsung ingin menyelam.

 

Pulau Zum Zum/ Zum Zum McArthur Island

Pulau yang terletak tak jauh dari daratan utama Morotai ini pernah menjadi markas tentara Sekutu Amerika di bawah pimpinan Jenderal McArthur. Tak aneh jika selain disebut pulau Zum Zum, pulau ini pun dikenal sebagai Pulau McArthur. Sayangnya jejak tentara sekutu sudah tak banyak lagi ditemukan di sini, bangunan-bangunannya pun kebanyakan telah berubah menjadi puing,

Sebuah monumen patung McArthur berdiri tak jauh dari dermaga sederhana yang menjadi tempat bersandar kapal-kapal wisatawan. Tak ada pemukiman di pulau ini. Jika Wanderer ingin berlama-lama singgah di sini sebaiknya melengkapi diri dengan perbekalan. 

Dengan tepian pantai yang memukau, pulau ini cocok dijadikan pilihan untuk bersantai. Pepohonan rindang di pinggir pantai juga bisa menjadi tempat pelindung dari terpaan sinar matahari.

 

Pulau Pasir Timbul/ Pulau Pasir Putih

Merupakan pulau gosongan yang muncul saat air laut surut. Pulaunya tak seberapa besar mungkin tak lebih luas dari lapangan bola, tapi indahnya luar biasa. Sama seperti namanya, pulau ini memiliki hamparan pasir putih. Warnanya cukup menyilaukan jika diterpa sinar matahari. Jangan lupa bawa kacamata hitam mu sebelum menepi ke pulau ini untuk sekadar selfie atau wefie.

 

Pulau Kolorai

Berbeda dengan 4 pulau sebelumnya, Pulau Kolorai menjadi satu-satunya pulau dengan pemukiman dalam daftar ini. Meski begitu, jangan sepelekan keindahan tepian dan perairannya.

Mayoritas penduduk Pulau Kolorai adalah nelayan. Sempatkan diri untuk berinteraksi dengan masyarakat setempat. Jika mau, Wonderer juga bisa membeli hasil laut tangkapan mereka dan mengolahnya setiba di peginapan. Tentunya segar! 

 

Wonderer, pulau mana yang ingin dikunjungi terlebih dahulu?(YP)