Ranu Kumbolo: Danau Favorit Para Pendaki yang Membuat Rindu Untuk Kembali
Share
Share
Share

Ranu Kumbolo: Danau Favorit Para Pendaki yang Membuat Rindu Untuk Kembali

14 December 2020 By eric theo

Share
Share
Share

Bagi para pendaki yang mengunjungi semeru, Ranu Kumbolo pasti meninggalkan kesan dan punya tempat yang spesial. Maklum saja, danau yang satu ini tidak hanya cantik tapi bisa memberikan kenyamanan sekaligus kenangan manis bagi semua yang pernah datang.

 

Ranu Kumbolo adalah satu dari dua danau yang terdapat di kawasan Semeru. Ranu sendiri berarti danau dalam bahasa Jawa. Sedangkan Kumbolo, menurut legenda adalah tokoh anak laki-laki bersisik yang menyebabkan terbentuknya danau ini. 

 

Tempat camping favorit

 

Ketika sampai di Ranu Kumbolo, Wonderer akan melihat jajaran tenda warna-warni milik para pendaki. Lokasi ini memang lokasi camping favorit. Ada sumber air bersih  dari danau, tanah datar dan pastinya pemandangan yang sangat cantik. 

 

Ranu Kumbolo bisa kamu capai setelah melewati empat pos di jalur pendakian Semeru. Waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke Ranu Kumbolo dari pos 1 Semeru kira-kira 3-4 jam, tergantung dari kecepatan berjalan. 

 

Jalur menuju Ranu Kumbolo tidak terlalu curam, cenderung landai. Makanya banyak orang yang sengaja datang hanya untuk camping di sini, tidak meneruskan perjalanan sampai puncak. 

 

Wajib ikuti semua peraturan

 

Jika ingin camping di Ranu Kumbolo, kamu wajib mengikuti semua aturan yang ditetapkan oleh pengelola Taman Nasional dan warga adat sekitar. Ranu Kumbolo ini jadi tempat yang sangat penting dan dijaga oleh Suku Tengger di Desa Ranu Pani, Lumajang. 

 

Kamu akan menemukan pembatas kain putih di sekitar danau dan hutannya. Tanda itu adalah batas yang tidak boleh kamu lewati. Tidak hanya untuk konteks adat yang sakral, ini juga untuk melindungi ekosistem danau dan sekitarnya agar tidak rusak.

 

Sebelum mampir ke sini, sebaiknya Wonderer mencari tahu aturan-aturan yang berlaku. Salah satunya adalah larangan keras berenang di danau. Kedalamannya danau ini bisa mencapai 28 meter dan suhu dingin tentu akan membahayakan. Selain itu yang terpenting adalah agar tidak mencemari danau. Ingat, danau ini adalah sumber air bersih bagi pengunjung dan warga sekitar. Jangan lupa juga untuk membawa kembali sampah yang dihasilkan ya!

 

Berburu sunrise dan mitos tanjakan cinta

 

Jika kamu menginap di area dekat shelter, maka akan bisa melihat pemandangan danau dengan dua bukit kembar berdampingan sebagai latar belakang. Saat waktu tiba, kamu akan bisa melihat matahari terbit di antara kedua bukit tersebut, bersamaan dengan bayangannya di danau sehingga terlihat sangat breathtaking

 

Tak perlu banyak aktivitas untuk menikmati Ranu Kumbolo, sekadar duduk santai di depan tenda sambil menikmati minuman panas atau mie rebus sambil memandangi latar pemandangan danau dan bukit sudah sangat nikmat dan bikin betah banget

 

Jangan lupa booking dari jauh hari

Ranu Kumbolo berada di kawasan kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru,untuk mengunjunginya Wonderer wajib melakukan booking online sebelum tiba. Karena kapasitas pendaki dibatasi, jadi pastikan Wonderer melakukan booking dari jauh-jauh hari.

 

Pintu masuk Semeru di Ranu Pani bisa diakses dari Malang, Probolinggo dan Lumajang. Jika kamu hanya ingin ke Semeru tanpa mengunjungi Bromo, paling efisien adalah naik mobil sewaan atau kendaraan umum sampai Pasar Tumpang di Malang. Lalu menyewa hardtop menuju ke Ranu Pani yang bisa disewa secara pribadi maupun berbagi ongkos dengan orang lain.  

 

Bagi sebagian orang, perjalanan ke Ranu Kumbolo adalah perjalanan yang melelahkan namun tak jarang juga yang terkesan. Pemandangan dan suasananya selalu punya tempat di hati membuat rindu dan ingin bertandang lagi. (ARG)

Daftar Travel Agen terbaik ke Gunung bromo

Komentar

Silahkan Login terlebih dahulu untuk berkomentar
Login