Coban Pelangi: Berburu Bias Warna di Balik Air Terjun
Share
Share
Share

Coban Pelangi: Berburu Bias Warna di Balik Air Terjun

13 December 2020 By eric theo

Share
Share
Share

Lokasinya tak jauh dari Kawasan Wisata Gunung Bromo, bahkan masih bertetangga dengan lingkungan Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru. Sayangnya belum banyak wisatawan yang menyertakan destinasi ciamik ini ke dalam daftar perjalanan mereka. 

Coban Pelangi atau Air Terjun Pelangi terletak di Desa Gubuk Klakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Jalan utama menuju air terjun ini berada di jalur yang sama menuju jalur pendakian Gunung Semeru dari arah Tumpang dan hanya beberapa ratus meter dari salah satu gerbang Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru.

Tak ada filosofi khusus dibalik nama Coban Pelangi. Kata ‘coban’ diambil dari Bahasa Jawa yang memiliki arti Air Terjun sedangkan ‘Pelangi’ yang dimaksud adalah bias warna Pelangi yang bisa Wonderer saksikan langsung dari sekitar lokasi air terjun.

Menurut informasi, waktu yang tepat untuk mampir ke Coban Pelangi berada pada rentang pukul 10 hingga 2 siang. Cocok disinggahi setelah mengejar matahari pagi di Gunung Bromo. Saat matahari menyinari kawasan air terjun ini, di waktu itu lah biasanya Pelangi akan menampakan dirinya dengan malu-malu. 

Coban Pelangi berada di ketinggian sekitar 1400 mdpl. Udaranya sejuk cenderung dingin namun cukup lembap, berbeda dengan Kawasan Wisata Bromo yang kering dan berdebu. Bukit-bukit yang mengelilingi Coban Pelangi masih hijau dan asri, membuat air terjun setinggi 110 meter ini terlihat kontras dengan sekitarnya.

Karena jatuh dari sumber yang sangat tinggi, serta debit air yang tak main-main maka wisatawan tidak diperkenankan untuk berenang di sekitaran kolam air terjun. Meski begitu, Wonderer tetap bisa menikmati terpaan air terjun ini dari lokasi yang telah disediakan kok

Fasilitas di sekitar air terjun sudah mulai dikelola dengan baik, terdapat mushala dan toilet yang bisa digunakan oleh pengunjung. Terlihat juga warung dan beberapa saung yang bisa digunakan untuk beristirahat. 

Tak hanya di tepian kolam air terjun, salah satu spot ikonik lainnya dari tempat ini adalah jembatan bambu yang dibangun di atas sungai. Jembatan yang estetik ini tak luput menjadi titik favorit para wisatawan untuk berfoto ria. Siapkan kamera maupun ponselmu ya!

Sebelum sampai ke area air terjun, kamu harus sedikit melakukan trekking dari lokasi parker. Mampir lah ke Bukit Pelangi atau Rainbow Hill. Disini, Wonderer juga bisa menikmati Coban Pelangi secara utuh dari kejauhan dan ketinggian.

Sebaiknya datang pada peralihan musim hujan ke musim kemarau karena selain debit airnya masih cukup besar, cuaca pun biasanya cukup bagus dengan sinar matahari yang melimpah. Biasanya Pelangi tak akan menunjukan dirinya jika hari terlihat mendung. 

Oh iya, waktu tersebut juga waktu yang tepat untuk berkunjung ke Bromo dan bermain di Bukit Teletubbies lho! Pas banget kan? (YP)


Komentar

Silahkan Login terlebih dahulu untuk berkomentar
Login